PEMERIKSAAN LABORATORIUM

PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Sejumlah tes laboratorium dilakukan pada semua pasien hamil secara rutin pada berbagai kesempatan selama ANC. Sejumlah tes lain dilkerjakan atas indikasi tertentu

Tes yang harus dilakukan sedini mungkin :

Pemeriksaan spesifik lain :

  • Amniosentesis atau CVS pada wanita usia > 35tahun pada minggu ke 10-17
  • Maternal serum AFP pada minggu ke 16-18
  • Hemoglobin atau hematocrit pada minggu ke  28
  • Glucose Serum 1 jam post prandial 50g glucose pada minggu ke 28
  • Pemberian Rhogam pada pasien Rh

Pemeriksaan lain atas dasar indikasi berdasarkan tingkatan resiko individual seperti screening for Sickle Cell disease (atau trait), thalassemia, G6PD, tuberkulosis.

Tindak lanjut pemeriksaan atas hasil pemeriksaan awal. Misal, terhadap pasien anemia berat harus dilakukan evaluasi serum folate dan kadar  ferritin . Atau tes toleransi glukosa pada pasien dengan skrining tes glukosa positif.

About Bambang Widjanarko

Obstetrician and Gynecologist ; Staf pengajar di Fakultas Kedokteran & Kesehatan UMJ ; Kepala Departemen Obstetri Ginekologi FKK UMJ ; Ahli Kebidanan & Ilmu Penyakit Kandungan di RS Islam Jakarta Utara.

Posted on 26/04/2012, in Asuhan Antenatal, OBSTETRI. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: