MEMPERKIRAKAN USIA KEHAMILAN

TAFSIRAN USIA KEHAMILAN

Dalam keadaan normal, siklus haid berlangsung sekitar 28 hari. Bila HPHT-hari pertama haid terakhir diketahui pasti dan ovulasi diperkirakan terjadi pada hari ke 14 maka usia kehamilan mudah ditentukan.

Tafsiran hari persalinan diperkirakan dengan menggunakan rumus NAEGELLE (menambah 7 pada tanggal dan mengurangi 3 pada bulan ditambah satu tahun). Perhitungan menjadi lebih mudah bila menggunakan  Kalkulator Usia Kehamilan.

Cara lain untuk menafsirkan usia kehamilan adalah dengan mengukur jarak antara puncak fundus uteri dengan tepi atas simfisis pubis dimana jarak dalam sentimeter setara dengan minggu (rumus MacDonald)

Panduan lain untuk menentukan usia kehamilan adalah dengan menentukan tinggi fundus uteri :

  • Pada minggu ke 12, uterus mulai teraba pada palpasi abdomen
  • Pada minggu ke 16, tinggi uterus berada di pertengahan simfisis – pusat
  • Pada minggu ke 20 – 22, tinggi uterus sepusat
  • Pada kehamilan aterm, puncak uterus setinggi level tulang rusuk (processus xyphoideus)

Ultrasound dapat digunakan untuk menentukan usia kehamilan.

Pengukuran CRLcrown rump length pada trimester pertama memiliki akurasi dalam menentukan usia kehamilan ± 3 hari.

Pada trimester kedua (minggu ke 14 – 28) , ukuran BPDbiparietal diameter memiliki akurasi dalam menentukan usia kehamilan ± 10 – 14 hari.

Pada trimester ketiga, akurasi dalam menentukan usia kehamilan ± 3 minggu

Biometri Ultrasound Trimester I

Usia Kehamilan (minggu)

GS

CRL

BPD

4

3

5

6

6

14

7

27

8

8

29

15

9

33

21

10

31

11

41

12

51

21

13

71

25

BIOMETRI ULTRASONOGRAFI

Ukuran dalam mm adalah “mean value” untuk usia kehamilan dalam minggu

Usia Kehamilan (Minggu)

GS

CRL

BPD

Femur Length

Head Circumference

Abdominal Circumference

4

3

5

6

6

14

7

27

8

8

29

15

9

33

21

10

31

11

41

12

51

21

8

70

56

13

71

25

11

84

69

14

28

15

98

81

15

32

18

111

93

16

35

21

124

105

17

39

24

137

117

18

42

27

150

129

19

46

30

162

141

20

49

33

175

152

21

52

36

187

164

22

55

39

198

175

23

58

42

210

186

24

61

44

221

197

25

64

47

232

208

26

67

49

242

219

27

69

52

252

229

28

72

54

262

240

29

74

56

271

250

30

77

59

280

260

31

79

61

288

270

32

82

63

296

280

33

84

65

304

290

34

86

67

311

299

35

88

68

318

309

36

90

70

324

318

37

92

72

330

327

38

94

73

335

336

39

95

75

340

345

40

97

76

344

354

41

98

78

348

362

42

100

79

351

371

  1. Gestational Age is in weeks from the first day of the last menstrual period and assumes ovulation on day #14 of that cycle.
  2. Gestational sac size is based on the studies of Baltzer FR, et al: Am J Obstet Gynecol,146:973, 1983
  3. BPD measurements are from outer to inner skull tables and are derived from Sabbagha RE and Hughey, Obstet Gynecol 52;402, 1978.
  4. Head circumference measurements are adapted from Hadlock FP, et al: AJR 138:649, 1982
  5. Femur length measurements are adapted from Hadlock FP, et al: AJR 138, 875, 1982
  6. Abdominal circumference measurements are adapted from Hadlock FP, et al, AJR 139:367, 1982

About Bambang Widjanarko

Obstetrician and Gynecologist ; Staf pengajar di Fakultas Kedokteran & Kesehatan UMJ ; Kepala Departemen Obstetri Ginekologi FKK UMJ ; Ahli Kebidanan & Ilmu Penyakit Kandungan di RS Islam Jakarta Utara.

Posted on 26/04/2012, in Asuhan Antenatal, OBSTETRI. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: